NAMA : Ahmad Zainuddin Syah
NIM : (1112051000089)
Kelas: KPI 2 C
Zainsyah@ymail.com
AL- QUR’AN SEBAGAI
PETUNJUK DAN PEDOMAN BAGI MANUSIA UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP DI DUNIA DAN AKHIRAT
Al-Qur’an
adalah kitab suci umat islam yang diturunkan oleh Allah SWT melalui Malikat
Jibril secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Qur’an merupakan
kitab suci terakhir dan diturunkan sebagai penutup dari semua kitab-kitab yang
sebelumnya. Kitab suci al-qur’an isinya mencakup seluruh inti wahyu yang telah
diturunkan kepada para nabi dan rasul sebelumnya. Al-Qur’an adalah mukjizat
nabi Muhammad SAW yang terbesar diantara mukjizat-mukjizat lainnya.
Menjadikan al-Quran
sebagai pdoman hidup itu mengharuskan kita untuk mengambil dan melaksanakan
ketentuan-ketentuan dan hukum-hukum yang diberikan oleh al-Quran dan hadits
Nabi saw, yakni hukum-hukum syariah Islam. Sebab al-Quran
juga memerintahkan kita untuk mengambil apa saja yang dibawa Nabi saw dan
meninggalkan apa saja yang beliau larang (QS al-Hasyr [33]: 7).
Al-Qur’an
merupakan pedoman sekaligus menjadi dasar hukum bagi manusia dalam mencapai kebahagiaan
di dunia dan di akhirat. Sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad, para rasul
datang untuk menyampaikan ajaran Tuhan kepada umatnya. Sebagai manusia para
rasul tersebut pasti menemui ajalnya, meninggal dunia. Sepeninggal rasul,
kehidupan umat manusia pasti akan kacau tanpa pegangan atau pedoman. Dengan
diturunkannya kitab suci, maka umat manusia memiliki pedoman hidup walaupun
nabi atau rasul telah tiada.
Kepentingan
diturunkannya kitab suci, dalam hal ini Al-Qur’an, yaitu : Agar manusia
mengenal dan beriman kepada Allah, Tuhan yang Maha Esa. Manusia cenderung
mengakui adanya suatu kekuatan atau kekuasaan di luar dirinya. Manusia dengan
caranya masing-masing mencari zat yang Maha Kuasa.
Pengalaman-pengalaman
membuktikan, bahwa dengan hanya menggunakan akalnya manusia sering keliru
mengenal Tuhannya. Untuk membantu manusia mengenal Tuhannya dengan benar, perlu
adanya tuntunan dari Allah SWT. berupa wahyu yang diturunkan melalui para
rasul. Dengan adanya wahyu, manusia dengan mudah dapat mengenal Tuhan yang
sesungguhnya, Tuhan yang Maha Pencipta.
Al-qur’an
sebagai pedoman hidup manusia dan umat Islam khususnya. Tanpa pegangan atau
pedoman, manusia akan kehilangan arah. Kehidupan manusia penuh dengan berbagai
persoalan, dari persoalan yang paling ringan sampai yang paling berat. Setelah
Rasulullah tiada, manusia perlu pedoman agar kehidupan mereka tidak kacau
balau. Wahyu-wahyu Allah yang dihimpun dalam sebuah kitab yang bernama
Al-Qur’an itu menjadi pedoman yang lengkap bagi manusia dalam menjalin hubungan
dengan Allah, dengan sesama manusia, dan dengan alam lingkungannya.
Dalam mempelajari Al-Qur'an dan
mengamalkannya kepada orang lain, merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim.
Dengan meyakini, memahami, menghayati, dan mengamalkan isi Al-Qur'an
dengan sebenar-benarnya, maka dapat dipastikan, Allah akan memberi jaminan bagi
setiap tidak akan tersesat dan akan meraih kebahagian dunia dan akhirat.
Lima
Tulisan Terbaik Yang Saya Ambil Dari Beberapa Brosur Artikel.
1)
Menjadi
Hamba Allah itu Pilihan yang harus diperjuangkan.
Mungkin ini adalah sesuatau yang sangat di harapkan dan
di nanti-nanti oleh setiap manusia yang dirinya benar-benar ingin menjadi Hamba
Allah. Namun untuk itu
diperlukan usaha yang terencana, terprogram dan terus menerus, dan
berkelanjutan. Maka dengan itu kita bisa mengatasi krisis spiritualis.
2) Rahasia Allah yang belum kita ketahui dan tidak kita ketahui
Masih banyak rahsia Allah yang belum kita ketahui dan
pahami Seperti Allah itu Ralitas yang sebenarnya, Al-Haqq, kenyataan yang sebenarnya,
wajibul wujud bi Dzatihi. kita sebagai manusia juga tidak tahu letak keberadaan
Allah. Akibatnya dari ketidaktahuan kita itu berakibat manusia lebih
mengandalkan akal dan kemampuannya sendiri.
3)
Fakta
yang terlupakan dan tak terpikirkan.
Sebagai manusia yang penuh dengan sifat salah dan pelupa
terkadang sering melakukan hal-hal yang semestinya tidak dilakukan. disini dijelaskan fakta kenapa kita melupakan apa yang seharusnya
tidak melupakan tentang ketentuan – ketentuan Allah.
4)
Problem
dasar manusia, krisis spiritual dan solusinya.
Manusia yang lahir kedunia pasti mempunyai keterbatasan , kelemahan dan juga nafsu dan setan. Hal ini yang menyebabkan seseorang mengalami krisis spiritual dalam dirinya. Dan di artikel ini juga di terangkan beberapa solusi agar kita tidak terjerumus
dalam krisis spiritual, yaitu : dengan cara mengenalkan, mendekatkan diri
kepada Allah dan bertemu Allah. Agar manusia dapat menyadari akan
ketergantungan kekuatan terhadap kekuatan Allah.
5)
Puncak
pengalaman pertemuan dengan Allah Menjadi Hamba Allah, kekasih Allah, Dan khalifahnya.
Dari sekian banyaknya
tahapan-tahapan yang kita lakukan untuk mengenal Allah, ini adalah artikel yang
sangat cocok kita kaji, dimana di sini di jelaskan pengalaman pertemuan dengan Allah Menjadi Hamba Allah, kekasih
Allah, Dan khalifahnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar