Mohammad Syahid Ramdhani (1112051000070)
KPI 2C
msyahidramdhani@gmail.com
MANFAAT PUASA SUNAH
“shaumu” menurut bahasa Arab, adalah
menahan dari segala sesuatu, seperti menahan tidur, menaham bicara, manahan
makan, dan sebagainya. Puasa juga dibagi menjadi 4 bagian yaitu puasa wajib,
puasa sunah, puasa makruh, dan puasa haram. Adapun puasa sunah yang ringan
yaitu puasa senin dan kamis, disini kita akan membahas tentang puasa senin
kamis yang mempunyai banyak manfaat untuk pelakunya yaitu menurut seorang
dokter ahli asal Rusia, dr. Yuri Nikolayev menganggap puasa sebagai penemuan
terbesar dalam bidang kesehatan. Puasa mampu membuat seseorang menjadi awet
muda dan sehat secara fisik, mental, dan spiritual. Bahkan, sebuah lembaga di
Amerika Serikat menyebutkan puasa sebagai cara terbaik untuk memperindah dan
mempercantik perempuan secara alami. Berikut merupakan daftar beberapa manfaat
puasa Senin Kamis :
1. Meningkatkan percaya diri
2. Menjernihkan pikiran
3. Merilekskan badan jasmani
4. Meningkatkan rasa simpati atau cinta
kasih kepada sesama
5. Dapat mengontrol hawa nafsu.
6. Membantu mengotrol kecanduan,
seperti rokok dan minum-minuman keras.
7. Meningkatkan rohani.
8. Meningkatkan kesehatan menyeluruh.
Dimana banyak sekali mafaat berpuasa
pada senin dan kamis ini, selain kita bisa mendekatkan diri dengan Allah dan
juga bisa menjauhi larangan-larangan dari Allah. Sadarkah kita bahwa setiap
hari yang kita lalui merupakan ibadah? Contohnya adalah dengan melakukan
amalan-amalan sunnah yang diberikan Allah kepada kita. Dengan puasa kita
mendapatkan hikmah yaitu sebagai tanda terima kasih kepada allah karena semua
ibadah mengandung arti terima kasih kepada allah atas nikmat dan karunianya.
Seseorang yang telah sanggup menahan makaan dan minum dari harta kepunyaanya
sendiri, sudah tentu dia tidak akan meninggalkan segala perintah allah, dan
tidak akan berani melanggar larangannya dan mendidik agar kita menghargai fakir
miskin. Maka banyak-banyaklah mencari pahalannya Allah baik di yang hukumnya
wajib maupun sunnah. Seperti yang ada disurat Al-Baqarah yang berbunyi :

“Hai orang-orang yang beriman,
diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum
kamu agar kamu bertakwa”
Dari surat ini dijelaskan bahwa
Allah Ta’ala mengabarkan tentang segala yang Dia karuniakan kepada
hamba-hambaNya dengan cara mewajibkan atas mereka berpuasa sebagaimana Allah
telah mewajibkan puasa itu atas umat-umat terdahulu, karena puasa itu termasuk
di antara syariat dan perintah yang mengandung kemaslahatan bagi makhluk di
setiap zaman, berpuasa juga menambah semangat bagi umat ini yaitu dengan
berlomba-lomba dengan umat lain dalam menyempurnakan amal perbuatan dan
bersegera menuju kepada kebiasaan-kebiasaan yang baik, dan puasa itu juga
bukanlah suatu perkara sulit yang merupakan keistimewaan kalian.
Kemudian Allah Ta’ala menyebutkan
hikmah disyariatkannya puasa seraya berfirman,
“Agar kamu bertakwa,” karena sesungguhnya
puasa itu merupakan salah satu faktor penyebab ketakwaan, karena berpuasa
adalah merealisasikan perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Dan di antara
gambaran yang meliputi ketakwaan dalam puasa itu adalah bahwa orang yang
berpuasa akan meninggalkan apa yang diharamkan oleh Allah seperti makan, minum,
melakukan jima’ dan semacamnya yang sangat diinginkan oleh nafsunya dengan
maksud mendekatkan diri kepada Allah seraya mengharapkan pahala dalam
meninggalkan hal-hal tersebut, inilah hal yang merupakan ketakwaan, di
antaranya juga sebagai gambaran bahwasanya orang yang berpuasa itu melatih
dirinya dengan selalu merasa diawasi oleh Allah Ta’ala, maka meninggalkan apa
yang diinginkan oleh nafsunya padahal dia mampu melakukannya karena dia tahu
bahwa Allah melihatnya.
Gambaran lain dalam puasa adalah
bahwasanya puasa itu mempersempit gerakan setan karena setan itu selalu
berjalan dalam tubuh manusia seperti jalannya darah, maka puasa akan melemahkan
pengaruhnya dan meminimkan kemaksiatan, di antaranya juga bahwa seorang yang
berpuasa biasanya akan bertambah ketaatannya, sedang ketaatan itu adalah
gambaran dari ketakwaan, yang lainnya lagi adalah bahwa orang yang kaya bila
merasakan susahnya kelaparan, pastilah ia menghibur kaum miskin lagi papa, dan
ini pun dari gambaran ketakwaan. Emoga kita bisa menjadi hamba Allah yang
bermanfaat didunia ini dan kita dapat kenal dengan Allah lebih dekat lagi.
5 TULISAN TERBAIK DALAM KESIMPULAN
BROSUR
1. MENGETAHUI ALLAH DAN MENJADI HAMBA ALLAH
Diterangkan bahwa bagaimana kita dapat
mengenal allah lebih dekat lagi dari kecil kita mengenal allah benar bahwa kita
islam sejak kecil karena faktor keturunan keluarga islam, dan untuk mengenal
allah kita harus menjadi khalifah-Nya, setiap manusia itu harus menjadi hamba
allah yang mencintai allah dicintai allah dan menjadi kekasihnya dan allah
mengirim rasul, malaikat, kitab suci, dan nabi-nabinya karena untuk bisa
memberi petunjuk, membimbing, menolong dan melindungi manusia untuk bertemu
allah.
2. FAKTA YANG BELUM DIPERHATIKAN DAN
BELUM DIMANFAATKAN
Dari kita sering kali
lupa dengan allah dan untuk apa kita diciptakan. Kebanyakan orang sibuk dengan
kehidupan dunia dan lupa dengan tuhannya, maka perlu ada semacam sistem atau
riyadhoh bathiniah dengan cara tadabbur alam, agar kita bisa selalu ingat
dengan allah, karena siapa yang kenal dengan dirinya maka ia akan kenal dengan
tuhannya.
3.
ADA
HUBUNGAN APA MANUSIA DENGAN ALLAH?
Bahwa allah
menciptakan manusia untuk beribadan, menyembah allah, dan menjadi hamba allah.
Sungguh itu manusia diberikan kemungkinan untuk menjadi hamba allah dan hamba
selain allah yaitu hawa nafsu setan. Dengan itu kita sangat dengat dengan allah
dan hawa nafsu dimana kita harus mengembang amanat untuk menjadi hamba allah
yang baik.
4. MUSUH TERBURUK
Egoisme
merupakan musuh setiap manusia, egoisme terkadang ada dalam kehidupan kita,
manusia selalu ingin yang instan oleh karena itu untuk meredakan rasa egoisme
kita haruslah menanamkan keyakinan kepada Allah swt, jauhi sifat yang animisme
dan dinamisme.
Sangat penting mempelajari alquran,
tapi lebih penting mengkaji dan mendalami isi al-quran serta mengaplikasikannya
dalam kehidupan sehari-hari, karena kita sebagai hamba allah haruslah mengerti
apa yang ada didalam al-quran. Dan al-quran haruslah dipergunakan secara bijak
bukanlah untuk diperlombakan demi mendapatkan apa yang ingin ia dapatkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar