NAMA : WIJI LESTARI
Email : Wijilestari910@yahoo.com
HAKEKAT
MANUSIA DI MUKA BUMI
( Beribadah,
Menjadi Hamba Allah dan Khalifah di Muka Bumi )
“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut
ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberikanmu
pendengaran, penglihatan dan hati nurani, agar kamu bersyukur.” (Qs. An-Nahl:
78)
Semua manusia di dunia ini dilahirkan
dalam keadaan yang sama, yaitu belum memiliki pengetahuan apa pun. Hanya saja
Allah memberi potensi bagi setiap manusia agar
dapat menerima ilmu pengetahuan yang ia ingin miliki. Potensi disini
antara lain pendengaran yang terletak di telinga, penglihatan terletak di mata
dan hati nurani terletak di hati.
Semua ini diberikan Allah agar manusia
mau bersyukur. Bersyukur artinya mau menggunakan potensinya sesuai dengan
fungsi ciptaa-Nya.
Misalnya, telinga diciptakan Allah agar
manusia dapat mendengar hal-hal yang membawa kebaikan, nasihat dan
seruan-seruan-Nya. Mata digunakan untuk melihat hal-hal yang baik, untuk
membaca ayat-ayat Allah dalam al-qur’an. Begitu juga dengan hati diciptakan
pada diri manusia agar manusia mau berfikir dan merenung hal-hal yang positif.
Diciptakannya manusia dan jin untuk
mengabdi kepada-Nya, bentuk pengabdian (ibadah) ada yang mahdah dan ada juga
yang ghair mahdah. Allah juga hanya menerima yang baik dan indah dari
hamba-Nya. Allah berfirman : “ Aku tidak
menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaku.” (Qs.
Az-Zariyat: 56).
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman
kepada para malaikat.’Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.’ Mereka berkata:
‘Apakah Engkau akan menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di
sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?’ Dia
berfirman, ‘sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui’.” (Qs.
Al-Baqarah: 30)
Khalifah artinya pengganti Allah untuk
mengatur bumi dan seisinya. Manusia ditunjuk Allah sebagai makhluk pengatur
bumi, manusia layak menjadi pengatur bumi karena sesuai dengan tabiatnya, yaitu
diberi kewenangan untuk memilih dan mengatur sendiri. Jadi, tugas pokok manusia
sebagai khalifah adalah mengelolah bumi untuk diperoleh manfaatnya bagi kehidupan
manusia itu sendiri secara berkelanjutan, seperti pelimpahan kekuasaan politik,
manusia dalam menjalankan tugasnya harus memperhatikan kehendak yang memberi
tugas yaitu Allah swt.
Orang Yahudi dan Nasrani adalah tipe
manusia yang suka menentang perintah Allah. Orang islam diperintahkan untuk
hanya menyembah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan yang lain dan
selalu ikhlas beramal yang artinya melakukan suatu pekerjaan, sesuai dengan
aturan-aturan Allah dengan baik. Allah
berfirman: “padahal mereka hanya diperintahkan menyembah Allah, dengan ikhlas
menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan
salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar).”
(QS. Al-Bayyinah: 5)
1.
Pusat
kajian liqa’ Allah PKLA
Alasannya: karena dalam isi brosur
tersebut sangat menarik pembahasannya, dasar pemikiran yang benar-benar
membangkitkan semangat kita agar lebih ikhlas beribadah kepada Allah, lebih
dekat kepada Allah dan mengenal Allah.
2.
Menjadi
Hamba Allah itu pilihan yang harus diperjuangkan
Alasannya: dalam brosur tersebut tugas
manusia adalah untuk menjadi hamba Allah, dan jika kita ingin menjadi hamba
Allah yang baik dan dicintai haruslah mengenal Allah terlebih dahulu.
Pernyataan isi brosur tersebut sangatlah bagus untuk kitaagar kita senantiasa
dekat dengan Allah dan tidak melupakan-Nya. Sangat menarik pembahasannya
dan berkualitas.
3.
Fakta
yang belum diketahui dan belum terpikirkan
Alasannya : karena simple pembahasannya
tanpa panjang lebar, menarik untuk dibaca dan memakai bahasa kiasan. Dalam
brosur tersebut dijelaskan bahwa apa yang ada dalam diri manusia tidak akan
terjadi kecuali dengan kehendak Allah.
4.
Ramai-ramai
“Bertemu” Allah
Alasannya :bertujuan untuk mengajak
pembaca agar sebagai umat muslim dapat bersama-sama dekat hingga bertemu dengan
Allah, yaitu dengan cara wisata spiritual.
5.
Fakta
yang terlupakan dan tak terpikirkan
Alasanya : dalam brosur tersebut sangat
menyadarkan bangsa indonesia khususnya dan umat manusia pada umumnya dengan
cara lebih dekat kepada Allah dan tidak melupakan Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar